Kamis, 26 November 2009

Kata-Kata Yang Mengubah Sejarah



Pada perang badar, Rasulullah saw. menyampaikan pidato yang menggugah. pidato yang seakan mendekatkan surga bagi orang-orang yang mendambakan kebahagiaan, membuat para pecinta dunia enggan berlama-lama tinggal didunia, menjadikan kematian dan kesyahidan menjadi ringan bagi orang-orang yang mencari dan menginginkannya. ketika itu kaum mukmin berdesak-desakan mendengarkan kata-kata beliau saw., seolah-olah mereka sedang bertempur melawan musuh agar bisa segera sanpai didelapan pintu surga, atau sedang berjibaku mengalahkan kaum kafir agar bisa secepatnya meneguk air dari telaga kawtsar, atau sedang berjuang mati-matian meruntuhkan kepongahan para penyembah berhala karena begitu rindunya akan gelas-gelas yang penuh dengan minuman surga 'Adn yang menyegarkan.

sehari sebelum perang uhud, nabi saw. menyampaikan pidato yang membuat para pejuang muslim menolak berdiam diri didalam kota madinah dan memilih pergi ke uhud. suara pidato nabi saw. masih terngiang ditelinga mereka dan menggerakan mereka untuk pergi melawan musuh dibukit uhud.
ketika rasulullah saw. wafat pidato beliau masih tengiang-ngiang dan meninggalkan bekas yang mendalam dihati sanubari para sahabat. abu bakar r.a. berdiri menyampaikan ucapan bela sungkawa yang mampu mengobati luka, menghentikan cucuran air mata, menghibur lara, mengelus luka, dan menentramkan jiwa. ketika itu ia mengucapkan kata-kata yang tidak akan pernah dilupaka oleh sejarah islam, " Barang siapa menyembah muhammad, sesungguhnya muhammad telah mati. Barang siapa menyembah Allah, sesungguhnya Allah hidup dan tidak akan mati"

Bagaimana islam menghormati wanita


Saudaraku, tahukah kalian bagaimana dlu bangsa arab memperlakukan wanita dalam masalah pernikahan. Dalam suatu riwayat dijelaskan bagaimana masyarakat arab melangsungkan pernikahannya, dan sungguh apa yang mereka lakukan sama seperti binatang! bahkan lebih rendah dari binatang. Imam bukhori dan abu daud meriwayatkan dari urwah bin zubair bahwa Aisyah r.a. pernah memberitahu dirinya "Pada masa jahiliyah, ada empat kategori pernikahan:
1. Dengan cara pernikahan islam sekarang

2. Pernikahan dengan cara pihak laki2 (sang suami) mengungkapkan kepada istrinya-setelah suci dari haid- " berikan surat ini kepada si fulan, lalu mintalah ia agar menyetubuhimu". kemudian sang suami meninggalkan dan tidak menyentuh sang istri, hingga ia mengetahui bahwa sang istri telah dihamili oleh laki2 yang didatanginya. setelah terbukti hamil , sang suami dapat menyetubuhi sang istri jika ia memang menghendaki. hal itu dilakukan agar mendapat anak pilihan. pernikahan ini dikenal dengan istilah pernikahan istib'adh

3. Pernikahan dengan cara kurang dari sepuluh orang laki2 menyetubuhi seorang wanita. jika ternyata hamil dan melahirkan, maka beberapa hari setelah melahirkan, sang istri mengirim surat kesemua laki2 tersebut. tidak satupun diantara mereka yang bisa mengelak hingga mereka semua berkumpul menemui sang istri. sang istri akan berkata kepada mereka " kalian sudah tahu apa yang telah kalian perbuat terhadap diriku. sekarang aku telah melahirkan dan ini adalah anakmu, Fulan- sang istri menyebut sekehendaknya satu orang diantara mereka! anaknya pun menjadi anak orang yang ditunjuk sang istri dan tidak dapat ditolak.

4. Pernikahan dengan cara beberapa orang berkumpuil untuk menyetubuhi sang wanita dan setiap orang yang datang tidak bisa ditolak oleh sang wanita. merekalah yang dikenal dengan para pelacur. Pada zamannya, mereka menancapkan bendera didepan pintu rumah masing2 sebagai tanda. Siapapun yang berkeinginan diperbolehkan masuk. jika sang wanita hamil dan melahirkan, semua laki2 yang pernah menyetubuhinya dipanggil oleh para ahli nasab. selanjutnya, anak wanita tersebut dinisbatkan dan diberi nama dengan nama laki2 yang ditentukan oleh para ahli nasab dan sang suami tidak bisa mengelak. Dan bagaimana Islam menjujung tinggi nilai sebuah pernikahan?? Berikut adalah hadist rasulullah tentang pernikahan

“Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah umat yang lain” (HR. Abdurrazak dan Baihaqi)

“Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah” (HR. Bukhari)

“Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling hina adalah kematian orang yang memilih hidup membujang” (HR. Abu Ya'la dan Thabrani)

“Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih & sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah dosa-dosa dari segala jemari keduanya” (HR. Abu Sa’id)

“Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan menambah keluhuran mereka” (Al Hadits)

“Barang siapa yang diberi istri yang sholihah oleh Allah, berarti telah ditolong oleh-Nya pada separuh agamanya. Oleh karena itu, hendaknya ia bertaqwa pada separuh yang lain” (Al Hadits)


Subhanallah.. sungguh indah bukan!!

Rabu, 25 November 2009

10 Wasiat Hasan Al banna


10 WASIAT HASAN AL-BANNA

Bacalah, renungkanlah dan amalkanlah :

Ø Dalam kondisi bagaimanapun, segera dirikan sholat

ketika mendengar adzan.

Ø Baca atau dengarkanlah Al-quran dan ingatlah Allah

Ø Jangan kau habiskan waktumu pada hal-hal yang tidak berguna

Ø Berusahalah untuk bisa berbicara dengan bahasa arab secara fush-hah (baik), sebab ia termasuk dokrin islam

Ø Jangan banyak berdebat dalam setiap urusan, bagaimanapun bentuknya, sebab pamer kepandaian dan riya itu tidak mendatangkan kebaikan sedikit pun

Ø Jangan banyak tertawa, karena hati yang selalu berinteraksi dengan Allah adalah hati yang tenang dan khusyu’

Ø Jangan banyak bergurau, karena umat yang gigih berjuang tidak mengenal selain kesungguhan

Ø Jangan mengeraskan suara melebihi yang dibutuhkan oleh pendengar, sebab itu merupakan kecerobohan dan menyakitkan orang lain.

Ø Jauhi dari menggunjing orang dan menjelek-jelekkan kelompok atau organisasi, jangan membicarakannya selain kebaikan saja.

Ø Kenalkan dirimu kepada saudara-saudaramu seiman dan seperjuangan, walaupun engkau tidak diminta, sebab asas dakwah kita adalah mahabbah (kecintaan) dan saling mengenal

Ø Ketahuilah bahwa kewajiban itu lebih banyak dari waktu yang terluang, maka bantulah saudaramu untuk mengngunakan waktunya dengan sebaik-baiknya, dan jika engkau punya tugas, selesaikanlah segera!

Selasa, 24 November 2009

1 menit saja


Wahai saudaraku..
tentu kita ingat apa yang telah di ucapkan oleh imam syahid hasan al banna, sesungguhnya kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang kita miliki.
setiap hari 24 jam kita lewati waktu, tp apa yang telah kita perbuat untuk agama ini?? jika bukan tuk agama ini, apa yang telah kita berikan untuk kita sendiri??
sudahkah kita memaksimalkan ibadah kita, muamalah kita dan kerja da'wah yang menjadi tugas kita??
1 menit saudaraku, dengan hanya satu menit kita sesungguhnya bisa memaksimalkan ibadah kita... dengan satu menit, antum bisa berzikir kpd allah, dengan hanya satu menit antum bisa mengulang berp kali bacaan surat al ikhlas/alfatihah yg setiap hurufnya adalah pahala tuk kita, hanya dengan satu menit antum bisa bermuhasabah untuk mengevaluasi dan menyesali dosa2 yang kita perbuat..
sesungguhnya bisa kita gunakan waktu satu menit saja, untuk memaksimalkan ibadah kita.. tp kadang kita lupa dan menyia2 kan waktu yg terlewat begitu saja....

Minggu, 22 November 2009


Ironis memang... masih banyak orang yang anti dengan syariah padahal islam ini ditegakkan dengan landasan aqidah, ibadah dan syariah. sebagai muslim hendaknya kita menjaga ketiga hal tersebut.. jgn hanya aqidah saja yg diperkuat, ibadah yg rajin, tp tidak mengamalkan syariah dalam kehidupannya. hendaknya pun dalam berekonomi, seorang muslim menggunakan prinsip syariah.. tidak mempraktekan riba dalam perdagangannya, dan melakukan jual beli yg sesuai dengan aturan syariah.. jangan ada unsur penipuan,dzalim, dan hanya orientasi laba.

Jumat, 20 November 2009

Syariah islam


Syariat Islam adalah syariat yang agung. Syariat ini diturunkan Allah SWT kepada Rasulullah saw untuk dijadikan pedoman dan panduan seluruh manusia dalam seluruh aspek kehidupan. Sungguh keberadaanya adalah suatu keniscayaan dan kewajiban bagi setiap muslim untuk menegakkannya di muka bumi ini. Sampai kapan umat ini betah dan terus bertahan dalam sistem kapitalisme sekarang ini??? Tidakkah kalian memikirkan akibat yang diderita umat, baik islam maupun non islam, selama sistem selain Islam diberlakukan di muka bumi ini??? Sungguh yang terjadi adalah kemiskinan, kesenjangan,kekacauan, dan sebagainya. Mari bersama berjuang dengan mengharap ridha Allah swt untuk menegakkan sistem Islam agar kehidupan Islam dapat berlangsung kembali. Allahu Akbar...